Rabu, 02 Maret 2011

Perjalanan Makkah - Madinah

     Perjalanan yang cukup panjang kurang lebih 5 - 6 jam dari Makkah menuju Madinah, kami berangkat menurut rencana pukul 06.00 WAS. Ternyata rencana tinggal rencana ya.... macam-macam alasannya ada yang belum siap, ada yang mau ke kamar kecil dulu, itulah serunya kalo bepergian bersama rombongan. Lihat urutan foto dari kanan kekiri : pakai rompi pink itu pak Salam, baju koko putih Ustadz Latif dari KBIH RSI Malang, baju biru pak Chalid,t erus saya sendiri.  
 
Semua itu menjadikan kita lebih sabar, ternyata usut punya usut keterlambatan itu menunggu turunya paspor dari maktab di Makkah untuk di bawah ke Madinah setelah semua beres, sekitar pukul 07.30 barulah rombongan berangkat meninggalkan Makkah mengikuti nomor rombongan bus yang sudah ditentukan.
     Ya... mulai berangkat kami sangat-sangat senang menikmati perjalanan, walau kami semua belum sarapan, untung ada beberapa kawan yang membawa makanan, meskipun bukan nasi, tetapi makanan ringan, saya sendiri pun juga membawah selembar potong roti gandum yang berbentuk lingkaran harganya 1 real, itu lah yang kami makan dalam perjalanan, toh dengan makan sedikit demi sedikit akhirnya habis juga roti gandum itu, dan beberapa rombongan saling barter makanan, sekeluar dari Makkah kami bener-bener menikmati indahnya tanah leluhur para nabi. Bermacam-macam jenis tanah yang kami lihat, ada tanah kapur, ada tanah pasir, ada tanah merah, ada kerikil, ada batu kali, ada gunung-gunung dan jumlahnya tak terhitung banyaknya. Masya allah luar biasa.
     Bus kami meluncur dengan kencangnya, kami semua sangat enjoy sebab jalur yang kami lalui sangat mulus beraspal dan sepi kendaraan, serta lebar jalan kurang lebih 30 meteran. Disana perjalanan dengan menggunakan lajur kanan tidak seperti di Indonesia memakai lajur kiri.
     Petaka mulai datang pada kurang lebih pukul 10.30 bukan kami kecelakaan, tapi bus kami kena razia termasuk dua bus di depannya, entah apa yang dipermasalahkan kami semua tidak tahu, bahkan saking lamanya kami menunggu sampai-sampai kami bosan di duduk di dalam bus, terus kami turun, tapi petaka datang lagi baru sempat berofot-fotoan beberapa jepret kami dimarahi oleh polisi jalanan, kenapa kami dimarahi ternyata di jalanan kami tidak diperkenankan turun dari bus, ya .. sudahlah kami naik lagi ke bus. Setelah kurang lebih 3o menit kami selesai diperiksa, kurang lebih 15 menit perjalanan pak Sopir seperti foto diatas menyampaikan keluhannya kepada Mondzir (ketua rombongan) dalam bahasa arab, eh.... ternyata pak sopir kenang tilang 500 real, terpaksa deh... semua jamaah rombongan mengeluarkan kocek untuk membantu mengganti uang tilang, setelah terkumpul diberikanlah kepada sopir tersebut sebagai penggantinya dan sopir itu mulai sumringah lagi wajahnya, sebab uangnya diganti oleh kawan-kawan. bersambung...

Kamis, 24 Februari 2011

Perjalan Ke Gua Hiro Makkah

     Sore itu kira-kira tanggal 28 Oktober 2010. Aku bersama beberapa temen mengobrol, berdiskusi, kemudian merencanakan untuk bisa mendaki gua Hiro, kami berempat bersama temen-temen merencanakan dengan matang, untuk bisa mendaki ke gua Hiro
keesokkan harinya, tetapi Allah berkehendak lain, pada saat mau berangkat ternyata semua temen-temen membatalkan niat itu. Tak mengapa akhirnya aku berangkat sendiri karena sudah aku niati untuk napak tilas perjalanan nabi.
     Masya Allah, luar biasa pemandangan yang bisa saya lihat dari puncak gua Hiro. Gua Hiro orang sana menyebutnya dengan istilah Jabal Nur. (Jabal = Gunung). Foto di  atas adalah Jabal Nur. Dan dipuncaknya ada gua. Apabila kita melihat dari gua itu kearah lurus, maka akan melihat Jam Besar di sekitar Kabah. ya... disitulah nabi berkalwat untuk menerima ayat-ayat Quran pertama kali.
     Untuk menaiki puncak itu aku sempat beberapa kali istirahat, karena memang hampir setiap pendakian itu kemiringannya sekitar 70 - 90 %, syukurlah disitu dibantu oleh anak tangga yang berjumlah sekitar 800 trap dengan beberapa pagar dari besi. Ditengah perjalana aku bertemu dengan orang-orang pakistan dengan bahasa inggris sekenanya aku bisa berkenalan dengan mereka bertiga. Akhirnya sampai juga di puncak jabal nur, atau gua hiro.

     Tulisan itu dibuat oleh orang-orang sekitar situ, dan aku sempatkan untuk mejeng didepan gua Hiro. Saat pendakian disana akan ditemui monyet (ajaib) monyet bisa membuka botol air minum, serta ada beberapa ekor kambing gunung.

     Disitu kita bisa menikmati pemandangan kota makkah yang sangat indah nan menawan.

Minggu, 19 September 2010

Wisata Kraton Jogjakarta


Terlihat pintu masuk gapura kraton Jogja yang sangat elok, warna putih dan disekitar itu pepohonan sangat rindang, bercampur dengan berjubelnya para pengunjung saat itu, belum lagi ditambah hiruk pikuknya para penjajah souvernir dan makanan, menambah ramai suasana, setelah kami beli ticket masuk, maka perasaan plong sudah berada di dalam area kraton.
Saat masuk sudah disambut oleh arca yang sangat besar berwarna putih keperakan membawa gada, sejurus kemudian terlihat patung abdi dalem dua orang, siapa sangka kalau patung itu seperti manusia betulan.
Beberapa tempat telah kami lewati, ada pelataran untuk pertunjukan wayang, ada kediaman rumah Sultan, Ada perpustakaan, dan ada tempat peninggalan kuno yang

Sabtu, 18 September 2010

Kraton Jogya

Lumayan kami refreshing ke Kraton Jogya pada bulan April 2010, beberapa tempat yang kami kunjungi adalah Kraton Jogya, ya.. lumayan, asyik juga lihat-lihat ke jaman baehola. Itu lihat ada reco gedhe nggak tahu reco apa namanya nggowo godho gedhe long thok, gak iso ngadeg.









 Itu kakak sama Adik mejeng di halaman kraton.







Lagi foto di bawah pohon Sawo Kecik, ya.. baru tahu pohon sawo kecik manilo.
buahnya sebesar ibu jari, warna kulit kemerah-merahn.

Minggu, 27 September 2009

Wisata Salju di Samarinda


Dingin membeku itu lah yang terlintas diangan kita, pagi itu (kamis) kami dua rombongan mobil berangkat ke Samarinda sekitar pukul setengah delapan. Begitu asyiknya perjalanan kami, betul-betul kami nikmati sambil sekali-kali kami bercanda, saya berada di mobil pertama dan di mobil kedua disopiri oleh pak Wiyono.
Kami sempat berhenti dipertigaan KM 74, kami sempatkan untuk makan pagi bekal yang sudah kami dari rumah, setelah selesai makan, kami coba menanyakan ke seorang tua tentang jalan baru yang baru saja dibuat. Katanya jalan itu menuju pertigaan muara badak (km 80). Terus pertanyaan saya lanjutkan kira-kira berapa jauh pak panjang jalan ini, kira-kira dapat ditempuh lebih pendek 2-3 km. Wah... wah... kami bersepakat mencoba jalan baru tersebut. ya... memang agak sempit jalan itu, lumayan untuk refreshing. Ternyata benar juga kata bapak tua, sebenarnya ada satu lagi cabang jalan itu, cuma belum selesai, pecahan jalan tersebut dapat ditempuh ke samarinda hanya dalam jarak sekitar 17 km, menuju Air Putih Samarinda.

Sesampai di Samarinda kami menginap di Hotel JB, baru sore harinya kami meluncur ke Permainan Salju tepatnya di Holten Golden, jl. Gatot Subroto Samarinda, setelah membeli beberapa lembar karcis kami masuk, di dalam area kami menunggu giliran untuk masuk melingkar seperti ular.Hampir 20 menit kami menunggu giliran barulah ke serombongan masuk, namun sebelumnya harus memakai baju salju tebal, ya.... lumayan hangat, sampai didalam kami harus masih mengantri lagi, untuk masuk menuggu giliran yang di dalam untuk keluar. setelah kurang lebih 5 menit kami menunggu barulah kami memasuki ruangan dingin, katanya sih.... suhunya -15 derajat di bawah nol, aku pikir benar juga, karena pahatan ukiran es tidak meleleh,

Lumayan kami bisa main plosotan di area itu, kurang lebih 3 meter tingginya kami main plosotan, setelah puas menikmati ukiran es salju ada ukiran cinderela, siput, ular, ayam, rakasasa dll. kami bersiap-siap untuk keluar dari area itu, begitu keluar rasa dingin itu hilang seketika dan perasaan kami semakin fresh.
Setelah keluar dari pemainan salju, kami melanjutkan perjalanan memutari kota Samarinda, melewati depat Lembus, kemudian ke arah porvo, jl. juanda sampai ke jl. Antasari sampai ke tepian sungai Mahakam, kami sempatkan untuk mencicipi durian di pinggi sungai itu.

Menjelang Magrib kami singgah di Masjid teluk Lerong, untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.

sehabis magrib kami meneruskan perjalanan menuju pasar malam, cuci matalah, lihat-lihat keasyikan anak-anak bermain-main diarena itu. Setalah cukup lelah kami singgah di warung makan K5, setelah selesai makan kami lanjutnkan perjalanan menuju jembatan Sungai Mahakam kemudian kembali lagi menyusuri tepian sungai, menuju depan Kantor gubernuran, sampai menuju jl. pahlawan sampailah kami di hotel kembali sampai sekitar pukul 21.30 an
Keesokan harinya kami bersiap-siap untuk pulang karena hari itu hari Jumat, maka kami bergegas menuju ke Bontang kembali

Kamis, 17 September 2009

Jembatan Suramadu


Kami sekeluarga menyempatkan untuk melewati jembatan terpanjang pertama di Indonesia, bahkan terpanjang se Asia Tenggara, kami sangat bangga bisa menikmatinya perjalanan itu, mulai dari sisi surabanya kami menikmati perjalanan itu, karena saat itu masuk jalan sangat sepi sekali, sehingga kami hanya menunggu tiga mobil bergiliran untuk mengambil tiket masuk untuk melewati jembatan itu.

sisi main bridge kami terasa plong menikmatai tinggi menara yang katanya setinggi 800 meter, memang kami melihat ujung tower itu dengan susah payah karena saking tingginya, hingga kami semua mendongak ke atas untuk melihatanya, tapi tak apalah. Saat itu kami bisa istirahat sejenak untuk melakukan foto-fotoan karena memang hari-hari itu adalah hari perkenalan.
Tapi keesokan harinya, kami membaca di koran bahwa dilarang berhenti di atas jembatan itu, kami sangat bersyukur karena saat itu kami menikmati hari perkenal yang terakhir.

Setelah kami mengambil foto-foto sejenak kami teruskan menuju sisi Madura, dan perjalanan di lanjutkan sampai ke Bangkalan, begitu puas menikmati sisi Bangkalan kami balik lagi ke Surabaya juga melewati jembatan itu. Desingan angin begitu sangat kuat. Terlihat di batas selat itu begitu indah, terlihat perahu-perahu kecil yang hilir mudik.

Wisata Prambanan

Candi Prambanan begitu elok, kami sekeluarga menyempatkan untuk melihat-lihat secara dekat candi tersebut, ya... kami membeli tiket masuk kemudian melihat-lihat secara dekat foto-foto tentang candi prambanan setelah dan sesudah gempa. Sayang waktu itu sudah hampir sore, jadi kami terburu-buru untuk menikmatinya. Tak apa lah... kami sekeluarga menikmatinya juga. Setelah menikmati pemandangan dan keindahan candi Prambanan kami terus keluar dari area itu.

Saat itu waktu sudah mulai sore, karena kami belum makan mulai pagi maka kami sempatkan untuk mencari restoran yang terdekat, itu pun kami dapatkan setelah perjalanan kurang lebih 7 km dari candi Prambanan syukurlah kami mendapatkan juga restoran yang cukup presentetativ. kami sekeluarga menyempatkan untuk MCK, sholat dan istirahat sejenak sambil pesan makan untuk hari ini.

Ya... kami sangat menikmatinya restoran itu, kami memilih tempa di atas kolam ikan, disamping pepohonan bambu yang bikin udara segar, tak lama kemudian kelapa muda sudah diantar ke tempat kami, air es, es jeruk pada berdatangan, dan akhirnya pesanan kami datang semua,yang betul-betul kami nikmati adalah memang makan pada saat lapar adalah makan yang paling nikmat, ayam panggang yang kami pesan 1 ekor dengan rasa kuliner yang sangat lezat rasanya mak... nyus.... enaknya.
Setelah semua selesai makan, kami santai sejenak ya.. kurang lebih satu jam kami istirahat, selanjutnya kami meneruskan perjalanan menuju ke rumah teman lama di daerah Kaliurang.
Setelah selesai bersilaturahmi ke rumah kawan di kaliurang, kami meneruskan ke Jogja lagi.

Rabu, 16 September 2009

Senin, 27 Juli 2009

Goa Maharani






Wow... luar biasa, mendengar namanya saja sudah menunjukkan suatu kemashyuran,kegagahan. Goa itu sudah direnovasi sedemikian rupa sehingga bagi pengunjung yang datang akan dapat leluasa untuk melihat dan memperhatikan sekelilingnya.

Stalagtit dan stalagmit terpampang di dinding-dinding goa, bagaikan lukisan alam yang tertukir sejak dahulu kala. Tetesan air membuat suaranya begitu bergemah, diiringi oleh angin yang berhembus dari aliran kipas angin membuat suasana goa menjadi dingin.

Kita dapat menuruni tangga ke bawah dengan mudah karena sudah direnovasi sedemikian rupa, dibuat jalan melingkar dengan nama-nama yang khas dari peninggalan sejarah.
Konon saat itu ada seorang bangsawan yang dikejar-kejar oleh musuhnya hingga bangsawan tersebut menyelamatkan diri masuk di goa itu, hingga beberapa hari dalam masa pengejaran beliau bersembunyi di situ dan selamatlah bangsawan tersebut.
Saat itu lubang goa hanya bisa dimasuki oleh sekujur tubuh saja.
Setelah sang bangsawan keluar dari persembunyiaanya beliau mengajak para hulubalangnya untuk melihat goa tersebut.

Hingga saat ini, goa tersebut sudah dirawat sedemikian indahnya, didepannya ada kebun binatang yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Ada Harimau, Onta, jenis burung dan unggus, ular, kuda nil, dan lain-lain. Letak goa Maharani satu areal dengan Jatim Park II di Lamongan. Jatim Park II ini sering disebut dengan Taman Wisata Bahari Lamongan.

Perjalanan dari suramadu kami tempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.

Catatan prestasi Guru Biologi: Herfen Unggul di Lomba Microsoft

Catatan prestasi Guru Biologi: Herfen Unggul di Lomba Microsoft

Sabtu, 25 Juli 2009

Kawah Tangkuban Perahu


terlihat asap mengepul keluar dari celah sempit

Minggu, 19 Juli 2009

Wisata ke Jogyakarta


1. Borobudur



2. Bukit Menoreh




3. Pantai Baron




4. Pantai Parang Tritis





Perjalanan wisata ke Jogyakarta sunggu menyenangkan, betapa tidak? mulai dari berangkat sungguh suatu yang tak terduga, kami tidak mendapatkan penerbangan dari Bontang menuju Balikapapan, tapi tak apalah ada hikmahnya koq?

Jadi perjalanan kami menggunakan mobil kijang carteran berangkat pukul 09.00 pagi dari Bontang, ya... refreshing kami dalam perjalanan sungguh sangat menyenangkan melihat keindahan alam, pohon, bukit, rumah-rumah, gedung, jembatan, sungai, bahkan langit sekalipun.

Sampai di Sepinggan kira=kira pukul 14.00 eh... ternyata penerbanganya diundur sampai pukul enam sore,tak apalah kami sekeluarga ya... happy happy saja. Kami sekeluarga sungguh sangat senang karena baru pertama ini kami naik pesawat pada malam hari, ya... seru, serem a..syik melihat pemandangan alam pada waktu malam.

Sampai di Jogya kira-kira pukul delapan malam, langsung menuju ke hotel di sekitaraan Malioboro dan kami sempatkan membeli makan malam di kaki lima, itu lo.. yang membuat kami terkesan cara memasaknya pakai tungku.... yang diisi dengan arang, jadi sudah jelas perut yang kosong semakin perih, karena cara memasaknya satu persatu belum lagi nunggu antrean baru satu jam, kami bisa menikmati mie rebus ala Jogya,

Keesokan harinya kami sempat tur ke Kraton Jogya, Borobudur, Prambanan, dan Mampir di even pameran komputer di JEC janti Jogya, dan kami sempatkan beli oleh-oleh di boutiq batik.

Pada hari berikutnya juga kami bersama teman pergi ke Pantai Parang Tritis, dan Baron. Perjalan itu lo... yang sangat menyenangkan lewat Wonosari yang jalannya hotmix dan pulangnya cukup malam sekitar pukul setengah sembilan malam.

Kemudian pada esoknya kami sekeluarga cabut ke Malang, dan kami sempatkan makan malam di daerah Saradan Madiun.

Selasa, 14 Juli 2009

Tangkuban Perahu dan Ciater Bandung Jawa barat


Kami satu rombongan dari rekan-rekan guru SD dan SLTP se Bontang sebanyak 26 orang, melakukan studi wisata ke Bandung tgl 17 - 20 Mei 2009. Kami melakukan studi wisata ke beberapa SD favorit dan berkunjung ke dinas pendidikan kota Bandung.

Setelah melakukan acara rangkaian studi wisata hari berikutnya, kami sempatkan menuju ke tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu, lumayan....lah perjalanan tidak begitu jauh, kami menikmati pemandangan yang luar biasa.... kami rasakan, pohon-pohon yang rindang, suhu yang dingin, matahari yang bersinar tidak begitu panas, dikarenakan kabut-kabut tebal gunung yang masih menyelimuti di siang hari itu.

Perjalan yang tidak begitu jauh membuat kelelahan kami hilang seketika begitu turun melihat kawa Tangkuban Perahu. Bahu asap belerang sangat menyengat hidung. Dari kejauhan terlihat pegunungan yang cukup menyejukkan hati, warna kebiruan terlihat dari jauh. Itulah kebesaran Allah yang telah menciptakannya.

Senin, 09 Maret 2009

Kongkow Kongkow di anjungan Lolypop


Kongkow Kongkow di anjungan Lolypop, istilah itu banyak dipakai dikalangan pekerja istilah itu adalah acara santai ngumpul bareng-bareng ada yang karaoke ada yang nyanyi ada ngrumpi ada nyemil, ada yang masak, pokoknya acara itu adalah acara su..antai, tak luput ada yang ngelawak.

Ya... itu acara yang diadakan pada hari Minggu tepatnya tanggal 2 Maret 2009, dan yang paling asyik adalah acara itu diselenggarakan di atas sebuah anjungan kapal motor namanya Lolypop ditepi pantai, letaknya tidak terlalu ke tengah dan kapal hanya ditambatkan di sebuah tiang pancang yang terbuat dari besi kira-kira berukuran 10 inci.

Kira-kira di atas kapal itu ada kurang lebih 25 sampai 30 an orang, yang perlu diacungi jempol adalah kebersamaan orang-orang itu dalam menjalin silaturahmi. Sambil menunggu masakan khas ala Jepang yang disajikan oleh Bpk. Wahdiat Cs. sambil menunggu masakan matang sempurna banyak sekali lagu-lagu yang dibawakan oleh Pak Bambang secara bergantian dilanjutkan dengan Pak Ali Mahyudin diiringi oleh Didik Electone, acara semakin seru dengan datangnya dua penyanyi asli asal Bontang.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 wita, masakan khas yang disajikan oleh Bpk Wahdiat Cs semakin menambah perut menjadi keroncongan. Mula-mula dikeluarkan beberapa tempat pemanggangan dari cobek yang cukup besar diisi dengan bara, kemudian beberapa daging segar, cumi, udang dan hewan laut siap dibakar di atas tungku itu, kawan-kawan menamakan masakan itu adalah sushi, tak terkecuali disetiap meja semua sudah siap untu menyantapnya.

Di meja belakang masih ada masakan khas jepang yaitu Sabhu-sabhu yang terbuat dari sop dan daging segar dicampur dengan beberapa sayuran sawi, kubis, dll. Tak terkecuali ikan bakar, kepiting rebus, udang, dan masih banyak lagi makanan khas jepang.

Setelah beberapa saat semua makanan ludes di lahap, kurang lebih pukul setengah dua aku pulang beriringan dengan pak Bambang.
Itu lah pengalaman pertama pesta laut makanan khas jepang di atas anjungan Lolypop, kebersamaanm, silaturahmi adalah modal utama membangun perusahaan.

Sabtu, 14 Februari 2009

Lomba Fire Fighting

Sesuatu yang belum pernah terjadi saat itu, apa itu? Lomba Pemadam Kebakaran (FireFighting) yang diadakan oleh panitia BNK3 (Bulan Nasional Keselamatan dan kesehatan Kerja). Sungguh sesuatu yang sangat-sangat luar biasa saya rasakan pada saat mengikuti lomba itu.
Dala lomba itu ada 24 team dari seluruh kota Bontang, baik dari pekerja PT Badak, YPVDP, Instansi Militer, maupun Instansi Sipil. Lomba diadakan di lapangan sepak bola Town Centre PT Badak Bontang tepatnya pada hari Sabtu, 14 Februari 2009 dimulai pukul 07.00 s.d. 12.00
Sebelum lomba dilaksanakan semua peserta melakukan pemanasan senam yang dipandu oleh dua orang instruktur, luar biasa sangat membantu pelemasan otot-otot agar tidak tegang saat berlomba.
Kami dari YPVDP mendapat urutan ke dua untuk melakukan pemadaman, regu kami urutan ke dua bertempat di sebelah utara, sedangkan di sebelah kami selatan regu dari Bank Mandiri.
Sebelum melaksanakan pemadaman kami sempatkan untuk berdoa dan mengucakpan yel-yel setelah itu kami berbaris dan melapor untuk diberangkatkan. Saat itu hujan begitu derasnya, saat kami latihan enak-enak saja dan enjoy tapi entah mengapa saat pelaksanaan seperti terjadi ketegangan. Baju dan celana yang kami pakai sudah basah semua.
Saya sebagai Leader (1) harus memimpin kawan-kawan untuk segera memadamkan api, disamping itu tugas Leader adalah memindahkan Tong berisi air untuk dipindahkan ke tempat lainnya, memadamkan api di tong api dengan karung basah. P'Wawan (2) menggelar selang dan menghidupkan air, P'Warsino (3) menggelar selang, P'Sutrisno (4) menggelar selang dan bertindak sebagai nozleman. Saat kami berempat lari ke tempat masing-masing dengan kecepatan yang luar biasa bisa diatasi dengan baik, selang telah tersambung dengan rapi, air telah memancar dengan baik, air sudah dibuka dengan cara 'spray' saya sebagai leader telah sukses menutup valep diatas tong api, setelah sebelumnya memadamkan api ditong api lainnya dengan handuk basah. Setelah api padam saya panggil tim regu gulung dan BA (breating aparatus).
Regu gulung telah lari menempati posisinya untuk segera menggulung, saya membantu meluruskan selang dari P'Heriyanto (7), selang digulung dengan rapi, meluruskan selang lainnya milik P'Turachman (5), dan meluruskan selang milik P'Arief dengan baik. Alhamdulillah semua regu gulung telah sampai ditempat semula. Ternyata suatu kejadian aneh yang tidak pernah terpikir dibenakku sebelumnya. Apa itu kejadian aneh?
Saya mengamati tim BA P'Andi (9) dan P'Anton (8) melakukan pertolongan pertama pada korban, telah sukses. sementara nozel masih saya pegang, dan saya menyaksikan sesuatu terjatuh dari kepala P'Anton dan saya langsung tanggap untuk mendekati mereka, ternyata diluar dugaanku. P'Anton mengalami sesak nafas karena hidungnya tertutup oleh tali ikat helm dan hidung kemasukan air hujan, saat itu dia akan melakukan pertolongan korban kedua. Apa boleh buat P'Anton dibantu petugas P3k di bawah ke Ambulance untuk diberi pertolongan dan saya dengan P'Andi mengangkat korban kedua. Alhamdulillah semua telah berjalan dengan baik dan selamat.
Setelah saya dan P'Andi masuk terakhir barulah tim gulung mengangkut papan kayu yang dipasang di atas tong-tong penahan, saya pun masih ikut untuk mengembalikan papan-papan jembatan temporeri.
Alhamdulillah ini pengalaman yang sangat berkesan dan sangat mendalam, saat itu hujan turun cukup deras dalam lomba pemadam kebakaran
Walau tim FF, BA, dan P3k pekerja gagal, tapi team Manajemen YPVDP menggondol juara I selamat untuk team Manajemen YPVDP P'Haryo dan P'Kusdi.



Penulis,
Gani Djaja - Leader


Jumat, 23 Januari 2009

Asyik juga melancong ke Genting highline


Wi.... asyik juga tamasya ke Genting highline KL, kami merasakan sesuatu yang lain saat menaiki bus pariwisata mulai dari kL, bus melaju tidak begitu kencang sehingga kami bisa menikmati pemandangan alam yang masya Allah indahnya. Rombongan kami ada dua bus sehingga semua peserta leluasa untuk bercengkerama, bergoyang mendengarkan lagu-lagu khas melayu, bisa berkelakar dan saling "gojlok" waduh seneng banget. Pak Jay panggilan gaet dalam rombongan bus kami.

Tak terasa jalan yang kami lalui semakin mulus dan mulus sepanjang perjalanan, namun badan ini terasa mulai kedinginan, bukit-bukit yang kami lalui sudah kelihatan berkabut, karna jalan semakin menanjak tak lama sampailah kami di pelataran parkir kawasan genting highline KL, wi... semakin terasa hawa dingin disini, entahlah pada ketinggian berapa meter di atas permukaan laut.
Di kawasan wisata ini, kami tak henti-hentinya menatap sesuatu yang lain dari pada lain di ketinggian bukit, apa itu? Kawat panjang yang di dua sisinya dijalani oleh beberapa tempat berjalan seperti kurungan, ya..... namanya kereta gantung. kami semua menaiki kereta gantung satu kereta diisi oleh enam sampai delapan orang, kami berenam di dalam satu kereta: pak Naryo, bapak dari Tarakan, Ibu dari kutim, ibu dari berau, bapak dari balikpapan dan saya sendiri. Asyik juga naik kereta gantung. Namun saya kawan yang dari Tarakan ini takut oleh ketinggian karena, perjalanan kereta gantung semakin jauh semakin menanjak dan semakin tinggi karena posisi dia menghadap belakang maka dia minta pindah tempat dengan saya, saya sih enjoy aja. Hampir 15 menit perjalanan kami sampai di puncak Genting Highline. Bersyukurlah kami semua turun dengan selamat. Tanpa terasa hawa dingin sampai menusuk tulang-tulang.
Begitu kami turun luar biasa pemandangan yang kami lihat, bermacam-macam aneka hiburan mulai dari kereta mono rel, permainan salju, mainan ding-dong, permainan air, dan masih banyak lagi, tapi kami tidak memasuki semuanya karena keterbatasan kocek, ya .... cukup mahal, setiap kali masuk satu stan kami harus mengeluarkan kocek yang namanya ringgit besar bervariasi mulai dari 15 RM sekitar 50 ribu rupiah lah, nah kalau kita masuk dua puluh arena kan hampir satu jutaan. Pada hal kawan-kawan saat menukar uang di money changer sangat terbatas.

Pelajaran apa yang dapat kami petik dari melancong di kawasan wisata itu.
1. Kami melihat sekumpulan anak-anak yang memasuki arena itu berjalan begitu cepat, seakan-akan kami melihat satu kelompok, eh... kelompok lainnya sudah hilang, jadi cara berajalan anak-anak perlu dipelajari yang menambah dampak positif bagi pembelajaran.
2. Kawasan wisata ini menjadi income bagi negara karena sumber pendapatan di dapat dari para turis lokal dan internasional.
3. Kami lihat counter penyewaan hotel sampai hampir 40 conter yang bernomor, sehingga saat pertama kali para tamu akan tinggal di hotel di kawasan itu harus antri sambil menunggu dipanggil oleh pengeras suara untuk chek in. dan dengan cepatnya pelayanan saling bergantian, wi... kami jadi ngiler melihat keberhasilan Malaysia mendulang ringgit di negeri sendiri.
4. Transportasi yang gratis apa bila ingin berputar-putar di kawan itu, ya... kami naik mobil mirip L300 lumayan sekedar ingin tahu saja, tapi kami seperti orang Indonesia lainnya mau sih cepet-cepet sehingga kami mengabaikan orang-orang yang sudah duduk mengantri lebih dulu. Nggak apa-apa lah sekali-kali jadi kenangan.

Setelah hampir tiga jam kami bersenang-senang di sana kami segera naik kereta gantung lagi selama 15 menit untuk menuju perjalanan pulang, wah.... asyiknya rata-rata sekarang perjalanannya menuruni bukit dan cuaca rada-rada gerimis disertai kabut tebal. Sampailah kami di area parkir menuju bus masing-masing selanjutnya rombongan kami balik ke hotel.
Di penginapan jam sudah menunjukkan hampir jam 08.00 malam.
kami semua istirahat. mimpi indah kapan bisa ke sana lagi.
Genting higline yang menyenangkan

Senin, 08 Desember 2008

Hasil Kunjungan ke Dinas Dikdasmen Prop. DKI Jakarta


Bahwa untuk memudahkan terhadap pelayanan umum maka dibuatlah SK Gubernur No. 16 Tahun 2002 yang meliputi tentang Organisasai dan Tata Kerja Dinas Propinsi Jakarta yang membawah enam wilayah kota di Jakarta dengan jumlah siswa kurang lebih 135.000 anak didik.

Yang tergambar dari penyampaian kepala Dinas propinsi DKI Jakarta adalah mempunyai :

  1. Visi dan Misi.

Visi

Terwujudnya pendidikan dasar yang bermutu bagi anak usia sekolah, guna tercapainya sumber daya manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa serta berjiwa kreatif, inovatif dan kompetitif.

Misi

1 Mewujudkan upaya penuntasan wajib belajar pendidikan 9 tahun;

2 Meningkatkan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan;

3 Mengembangkan pembaharuan manajemen pendidikan;

4 Mengembangkan upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran pada semua jenjang sekolah pendidikan dasar;

5 Meningkatkan profesionalisme sumber daya pendidikan;

6 Memberdayakan lembaga pendidikan baik sekolah maupun luar sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat;

7 Meningkatkan kesejahteraan sumber daya pendidikan;

8 Mengembangkan sistem dan iklim pengawasan pendidikan dasar yang lebih independen serta obyektif;

  1. 10 Sasaran :

2.1.Tercapai Aset Manajemen Planing.

2.2.Tercapai Aset Manajemen Khusus.

2.3.Kebijakan Peningkatan Mutu

2.4.Peningkatan Mutu Prestasi yaitu :

2.4.1. IMSO

2.4.2. OSN

2.4.3. Nilai Ujian

2.5.Kesejahteraan Guru

2.6.Kesejahteraan Murid

2.7.Pembebasan SPP siswa.

2.8.Informasi

2.8.1. Website

2.9.Menyelesaikan permasalahan.

2.10. Menciptakan anak cerdas dan kompetitif.

Setelah mendengar pemaparan kepala dinas dikdasmen propinsi Jakarta, selanjutnya setiap peserta diarahkan menuju ke jenjang masing-masing, bagi guru SD diarahkan menuju ke sekolah SD Negeri 01 Menteng Jakarta

Hasil Kunjungan ke SD Negeri 001 Menteng DKI Jakarta


Keadaan sekolah yang dikunjungi :
a. Sejarah sekolah SD Negeri 01 Menteng
Jakarta. Didirikan pada tahun 1934 oleh
Belanda, tahun 1963 awal pembangunan fisik
sekolah dengan luas lahan 2250 m2. NSS:
101016
b. Status sekolah.
Menjadi sekolah Koalisi Regional (Asean)
Menjadi sekolah Nasional
Menjadi sekolah RSBI (Rintisan Sekolah
Berstandar Internasional)
c. Pelajaran Ekstra Kurikuler.
Renang, Karate, Basket, Bulutangkis, Futsal,
Bahasa Inggris, UKS, Komputer, Tari, Marching Band. Gambang Kromo, dll.
d. Juara Sekolah
Berdasarkan tiap bidang studi dan berdasarkan Kompetensi.
e. Titik Tumpu SBI
RSBI berkecenderungan ke Singapura, Australian, dan Inggris.
Titik Tumpu matapelajaran : IPA, Matematika, IT, Bahasa Inggris, dan Bilingual.
f. Aset Sekolah tiap kelas
1. Komputer game tiap kelas
2. LCD
3. Laptop untuk tiap guru.
4. Layar tiap kelas
5. OHV
6. Locker
g. Penjaringan murid baru
Penjaringan murid baru dites dengan kualitas SSN meliputi Tes kematangan, Baca dan
Tulis. Tim penyusun soal adalah guru TK dan SD tingkat propinsi, serta wawancara.
h. RAPBS
(RAPBS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah yaitu.
Anggaran RAPBS kurang lebih 1 – 2 milyar pertahun, meliputi pemasukan dari : Bantuan
bersifat donatur.
i. Kebersihan Sekolah
Ada 5 orang petugas kebersihan sekolah
j. Keamanan Sekolah
Ada 4 orang petugas keamanan sekolah
Tiap anak diwajibkan berkunjung ke perspustakaan

Senin, 03 November 2008

Hadiah Pergi ke Singapura dan Malaysia

"Pergi ke Singapura dan Malaysia" itu adalah hadiah dari jerih para rekan-rekan guru yang telah mengikuti lomba guru berprestasi, ya ke negeri jiran untuk dapat belajar dengan bangsa-bangsa lain apa sih kelebihannya negara tersebut.

Rekan-rekan guru se propinsi Kalimantan Timur akan melaksanakan hajatan tersebut ya... tentunya jerih payah itu telah dilalui oleh rekan-rekan guru berprestasi tahun 2008 ini. Berbagai daya upaya telah mereka tempuh untuk dapat bersaing dengan sesama rekan-rekan guru dari 13 kabupaten kota, tentunya itu suatu perjuangan yang tidak mudah.

Mulai persiapan pembuatan portofolio, persiapan fisik, persiapan mental dalam menghadapi tes tersebut, tentu semua itu telah mereka lalui, kini tinggal memetik hasil dari perjuangan yang cukup panjang dan melelahkan dari awa hingga akan keberangkatan ke negeri jiran tersebut.

bersambung ...............

Rabu, 22 Oktober 2008

Nikmatnya Mengikuti Lomba Pemilihan Guru Berprestasi

Tidak semua guru bisa mengikuti "Lomba Guru Berprestasi" namun ada seberkas kebahagiaan saat saya mengikuti dalam rangkaian Lomba Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2008. Mulai dari seleksi tingkat sekolah sampai, tingkat kecamatan, tingkat kota/kabupaten, tingkat propinsi, dan tingkat nasional.

Dimulai dari selesksi tingkat sekolah (kebetulan saya mengajar di sd vidya dahana patra bontang) yang dinilai oleh kepala sekolah, kemudian dilanjutkan sampai seleksi ke tingkat kota/kabupaten Bontang (diseleksi oleh dinas pendidikan kota bontang), alhamdulillah saya mendapatkan di ranking pertama, selanjutnya bersama teman-teman se-tingkat sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA dikirim ke propinsi untuk diadu dengan 13 propinsi lain se-kalimantan timur.
Wakil dari bontang ada 4 guru yaitu : Ibu Wiwik (TK YPK), Bpk. Gani Djaja (SD YPVDP), Bpk. Purwanto (SMPN 3), dan Bpk. Ismuji (SMA YPK). Wah... sueneng... banget bisa menjadi duta kota Bontang. Saking senengnya saya berangkat sendiri pakai sepeda motor. Ibu Wiwik, Pak Purwanto, dan pak Ismuji berangkat bersama-sama naik kijang, wui..... lajunya.

Di Samarinda 4 hari kami diinapkan di LPMP Samarinda, asyik juga rame-rame dites di Aula LPMP nontsop siang malam tanpa henti, setelah empat hari diumumkan peserta-peserta yang lolos pada tahap ke-2, dari 42 peserta hanya ada dua guru yang gagal ke tahap selanjutnya karena gagal pada administrasi dan belum membuat karya tulis.

Selanjutnya kami pindah tempat bermalam di hotel Grand Sawit Jl. Basuki Rachmat. Betapa nikmatnya kami pindah di hotel berbintang, kami satu kamar bertiga di lantai tiga. Selama tiga hari kami di tes mulai pagi sampai malam hari yang sangat melelahkan, terutama saat presentasi dari hasil karya tulis kami.

Alhamdulillah setelah pada hari terakhir pengumuman pemenang, kami saling deg-degan dan utusan dari Bontang ada yang nyantol juga satu orang ke tingkat nasional.
Saya sendiri meraih peringkat 2, pak Purwanto meraih tingkat 1, dan pak Ismuji meraih juara harapan 3. Lumayan, syukur alhamdulillah semuanya sukses.